Wisata Singapura ke Malaysia dengan Jalur
Darat Kereta Api
Bermula dari akhir Agustus 2014 berburu tiket murah
di maskapai Air Asia, dengan semangat empat lima saya cari destinasi Jakarta-Singapura-Jakarta
untuk honeymoon saya dan calon suami. Setelah cari-cari pasangan tanggal murah
berangkat dan pulang, maka didapatkan rencana liburan Singapura 18-22 Maret
2015 (dengan harap-harap cemas tanggal tersebut kami sudah menikah, kalau belom
yah angus lah). Awalnya saya tidak masalah 5 hari wisata Singapura, toh saya
dapat tiket murah dengan biaya berangkat 99.000 IDR dan pulang 189.000 IDR.
Namun makin lama harga SGD (Singapore Dollar) makin menjadi dan melambung,
sampai menyentuh harga 9800-an hampir 10.000 berasa USD jaman dulu. Kayaknya
dua tahun lalu masih 8000. Kalau sampai 10.000 berasa juga biaya hidupnya.
Berhubung puyeng ngitung biaya hidup dua orang di Singapura selama 5 hari, maka
saya memutuskan (sepihak) alternatif wisata lain. Iya. Saya memilih nyebrang di
Negara tetangga Singapura yang biaya hidupnya lebih bersahabat, yakni Malaysia.
Membuat itinerary Malaysia Singapura tidak memakan
waktu lama, karena sebelumnya saya sudah pernah wisata ke dua negara tetangga
tersebut. Namun perjalanan saya ke dua Negara tersebut bermacam-macam jalur.
Saya pernah naik bus malam dari Malaysia ke Singapura, saya juga pernah ke
Singapura dari Batam melalui jalur air pelabuhan Sekupang, atau ke Malaysia
seperti biasa dengan jalur udara. Namun saya belum pernah menyeberang ke
Malaysia menggunakan kereta api. Baca-baca di banyak sumber perjalanan dari
Singapura ke Malaysia atau Malaysia ke Singapura bisa dilakukan dengan 3 jalur,
yakni jalur udara dengan pesawat terbang, jalur darat dengan bus antar kota
antar Negara, serta jalur darat dengan menggunakan kereta api. Terus terang saya belum pernah mencoba
menyeberang dari Singapura ke Malaysia dengan kereta api, maka liburan kali ini
saatnya mencoba.
Apa itu KTMB?
Perjalanan dari Singapura ke Malaysia maupun
sebaliknya bisa ditempuh dengan menggunakan kereta api Malaysia yang disebut
KTMB (Keretaapi Tanah Melayu Berhad). KTMB atau disebut juga Malayan Railway merupakan
pengendali kereta api utama di Semenanjung Malaysia. Kereta ini bermula dari
jaman penjajahan Inggris yang digunakan untuk jalur pengangkutan timah. Hubungan
jalan kereta di Semenanjung Malaysia yang dikendalikan oleh KTM, terdiri dari
dua jalur utama dan beberapa jalur cabang. Jalur utama terdiri dari Jalur
Pantai Barat dan Jalur Pantai Timur.
Jalur Pantai Barat mulai dari Padang Besar di Perbatasan
Malaysia-Thailand di Perlis (yang terhubung dengan landasan Negara Thailand ke
Singapura melalui Butterworth, Pulau Pinang dan Kuala Lumpur. Disebut jalur
Pantai Barat karena ia melalui negeri-negeri pantai barat di Semenanjung
Malaysia. Jalur Pantai Timur dimulai
percabangan rel dari Gemas di Negeri Sembilan dan Tumpat serta Rantau Panjang,
yang semuanya berada di Negeri Kelantan. Sedangkan Jalur Cabang yakni Batu
Caves-Sentul-Kuala Lumpur-Pelabuhan Klang.
Keretaapi Tanah Melayu Berhad atau KTMB inilah yang akan
saya pergunakan untuk menyeberang dari Singapura ke Malaysia. Saya akan memilih
kereta malam, agar perjalanan dilakukan pada malam hari saya bisa istirahat dan
sampai di tempat tujuan pagi hari sehingga waktu liburan saya tidak terbuang
percuma hanya untuk perjalanan dari Singapura ke Malaysia atau sebaliknya.
KTMB untuk keberangkatan malam hari atai night train milik Malaysia
ini memiliki beberapa jenis kursi penumpang. Ada yang kursi duduk biasa
selayaknya kereta api pada umumnya dengan dua kursi berjejer, namun ada pula
jenis sleeper train atau kereta yang dilengkapi dengan kasur. Wait, what? Di dalam
kereta ada kasurnya, jadi kita bisa tidur di dalam kereta? Hehehe, Seru bukan?
Saya langsung nelen ludah baca review dari banyak blog, sepertinya seru dan
menantang! Patut dicoba :D
Pesan Tiket dari JB Sentral Lebih
Irit
Perjalanan
saya akan bermula dari Singapura menuju Malaysia. Jika melihat dari
stasiun kereta api pada umumnya maka seharusnya saya naik dari Singapura
melalui stasiun Woodsland dan turun di KL Sentral yakni stasiun
Malaysia. Namun saya tidak memilih rute tersebut, tapi saya memilih
jalur Johor Baru atau terminal JB Sentral Why oh why? Hal ini tentu
karena urusan biaya yang harus dikeluarkan *teteepp
Johor
Baru merupakan daerah terluar Malaysia yang berbatasan langsung dengan
Singapura. Jika kita menyebrang dari Singapura ke Malaysia melalui Johor
Baru, itu artinya kita sudah naik kereta di Malaysia (Johor Baru) dan
turun di Malaysia (Kuala Lumpur). Lah bagaimana caranya dari Singapura
ke Johor Baru? Caranya sangat mudah, dari Singapura kamu bisa naik bus
Causewaylink dari terminal Queen Street harganya 3.3 SGD sampai
Woodsland Checkpoint kemudian lanjut naik Causewaylink selanjutnya
hingga turun di Johor Baru Checkpoint atau JB Sentral. Memang agak repot
myambung-nyambung sedikit tapi beda lhoo (harganya)
Jadi
ada perbedaan harga tiket kereta apabila kita beli di JB Sentral
daripada beli Woodsland. Beli tiket berangkat dari Woodsland lebih mahal
ketimbang JB Sentral, padahal harga tiketnya sama-sama 45. Ternyata
yang bikin beda adalah faktor pengali kursnya. Jika kamu naik dari
stasiun Woodsland Singapura maka biaya yang dikeluarkan adalah 45 SGD x
9800 IDR atau sekitar 441.000 IDR, sedangkan jika kita membeli dengan
keberangkatan JB Sentral atau Johor Baru, maka harga tiket yang
dikeluarkan 45 RM x 3800 IDR atau sekitar 171.000 IDR. Bedanya 270.000
IDR per tiket. Lumayan kan?
Bagaimana Cara Memesan Tiket Kereta
Api Malaysia
Setelah menentukan itinerary dan waktu keberangkatan, maka
saatnya untuk memesan tiket kereta api KTMB. Saya bisa saja memesan tiket di kaunter
penjualan tiket di Singapura atau Malaysia, namun khawatir tiket sudah terjual
habis dan saya tidak bisa mendapatkan tiket untuk menyeberang ke Singapura.
Daripada itinerary saya hancur berantakan, maka lebih baik saya pesan online di
website KTMB. Cara pesan online lebih saya suka daripada pesan langsung di kaunter
karena kita bisa mengetahui ketersediaan kursi dan alternatif cara lain
apabila tiket habis. Bagaimana cara memesan tiket KTMB secara online? Caranya
mudah, buka saja situs Keretapi Tanah Melayu Berhad di laman http://www.ktmb.com.my/
Nanti akan muncul halaman seperti ini
Saya sarankan jika belum memiliki user akun agar daftar
terlebih dahulu, caranya cukup mudah, hanya perlu mengisi nama lengkap, user
name yang diinginkan, password yang diinginkan, alamat email, nomor telepon dan
HP. Setelah mendaftar, segera konfirmasi di email kamu dan sign in untuk masuk.
Mengapa disarankan untuk daftar sebagai pengguna? JIka nanti
transaksi sudah berhasil akan lbih mudah mencari tiket yang kita pesan karena
sudah masuk di history pemesanan. Dan jika ada gagal koneksi atau gagal
transaksi maka lebih mudah untuk diproses. Intinya, ikuti kata saya aja deh
biar cepet (maksa :D)
Setelah sign in akan muncul tampilan seperti ini, klik Ticket Reservation. Silakan isi bagian Onward dan Return. Pada bagian Onward silahkan isi Origin dengan tempat keberangkatan dan Destination dengan tempat tujuan kami, serta isi tanggal perjalanan. Misalnya berangkat dari JB Sentral dan tujuan KL Sentral pada tanggal 06 Juni 2015.
Input juga jenis kereta, untuk kereta malam pilihlah
Senandung Sutera, dan jenis gerbong pilih yang ADNS – Superior Night Class
dengan harga kasur tingkat atas untuk anak 27 RM, kasur bawah anak 33 RM, kasur
dewasa tingkat atas seharga 39 RM dan kasur dewasa di bawah 45 RM. Setelah
selesai tekan tombol Add. Maka akan muncul pop up untuk pengisian data diri
penumpang yang terdiri dari : Nama penumpang, IC atau nomor paspor, dewasa atau
anak-anak, pria atau wanita, serta pilihan nomor kursi yang dikehendaki.
Dengan klik nomor kursi akan muncul otomatis ketersediaan
kursi atau sisa kursi yang bisa dipesan. Perhatikan warna kursi, warna merah
untuk kursi yang sudah dipesan, warna abu-abu untuk kursi yang sementara bisa
dipesan, namun saya tidak menyarankan untuk memilih ini, dan warna biru yang
menandakan kursi tersebut kosong dan dapat dipesan. Klik label pilihan gerbong missal
M6 atau M7. Nah, pilihlah kursi tersebut. Di sana juga ada keterangan Upper
(Atas) Lower (Bawah) sehingga kita tidak bingung kode kasur yang akan dipilih.
Kasur atas maupun bawah sebenarnya tidak masalah, namun saya lebih memilih
kasur bawah supaya mudah meletakan koper dan barang bawaan, tidak perlu angkut
ke atas. Pilih juga untuk kursi kepulangan. Lanjutkan dengan menekan tombol
continue, dan akan muncul seperti ini
Pastikan data yang tercantum benar dan pilihan tiket
sudah sesuai. Setelah itu dilanjutkan dengan menu pembayaran yakni pilihan
pembayaran, saya memilih dengan menggunakan kartu kredit andalan saya yang
menemani saya di pelbagai reservasi online liburan yakni Hasanah Card BNI
Syariah. Setelah mengisi data pembayaran, maka akan ada keterangan transaksi
sudah berhasil dan akan muncul tombol untuk print e-tiket. Silakan print bukti
pemesanan tiket kamu tersebut dan jangan lupa untuk dibawa pada saat masuk ke
dalam kereta untuk pemeriksaan.
Bagaimana? Simpel bukan?
Semoga bermanfaat.
Salam,
Noni Halimi
Salam,
Noni Halimi
