Showing posts with label sudirman. Show all posts
Showing posts with label sudirman. Show all posts

Monday, June 9, 2014

BNI Syariah KCPS JPU Sudirman

Our Team at BNI Syariah KCPS JPU
BNI Syariah KCPS JPU Sudirman, Jakarta Pusat? Too much memories that I have experienced in this office. That's all I wanna say. Just like that? Nggak jadi cerita doooong.... : P

Indeed, too many things going on here. 25th March 2012 just my birthday at the same time I was given a duty assignment to be Customer Service at BNI Syariah KCPS JPU Sudirman in Central Jakarta. No doubt i was on terrible feeling, very shocked. It's so sudden and I don't understand the Customer Service things. Day-to-day i just dealing with tellers things and tomorrow morning, i will be on duty as Customer Service. That makes me cry suddenly in the corner of my office di cabang hahahhaa. Oh men, how come..

But duty is a duty that must be executed. After all the challenges and obstacles I have to face it, for the sake of the development of my career *sotoy berat. So I walk on my life at BNI Syariah KCPS JPU.

I was a bit nervous as Customer Service and serving the customers who are mostly employees of BNI and BNI Syariah Head Office. Customer Service transaction code in our system information is definitelly different from teller transaction code. And finally, I admit it's incredibly hard to be a Customer Service. Oh ya, there's only one Customer Service at KCPS JPU, and the person was me. I was the only one Customer Service at KCPS JPU, so if you're on busy-hectic full of customers, then i should ngabisiiiiin itu semua nasabah :D

The things that i miss this place so much is a duty routinities in a very static but dynamic *apaaaa pulaa. Morning around 5.15 AM, I already walked to the nearest train station from home to go to the office. At 5:20 AM I was already inside the train. The journey is quite short because I was always accompanied by reading books or music player. At 6:10 AM, I usually had to walked from Sudirman station into Kantor Besar BNI. It only took 5 minutes to walked since I have a habit of running fast. At 06.15 AM after giving a greeting to cleaning service and some fellows of BNI who already come, then I've been in the banking hall BNI Syariah KCPS JPU.

It doesn't end there, right after i got to the room, I immediately opened my breakfast box with my super sister (Kakak Fani) who's on duty as Teller-- to breakfast together. She always come early to the office, just like me. We always have breakfast together (unless if we're fasting on Monday or Thursday) and there is always a fight scene breakfast. Surprisingly, we already had our food but somehow we still often rebutan sarapan satu sama lain.

After had breakfast, i used to brushed my teeth and chit chat with kakak fani on the rest room. We also rebutan keran juga, padahal banyak keran di sana buat sikat gigi. Hadeeeeh. We took ablutions (wudhu) and pray Dhuha every morning. If there's much time, we usually read Qur'an then we touch up and get dress with our uniform. Orangeeeeee :D

One more thing that makes me miss this place is....i had a lot of interactions with the BNI Syariah and BNI Head Office staff. There's so much stories to share experiences, diomelin, criticized and to be loved * preeet. If the employee of BNI Syariah was come to KCPS JPU, that should be a group. They came with partner and the other partner. You can say "rombongan" especially the technology division which located in the opposite our building. Kalo udah divisi teknologi berkunjung bisa satu unit dibawa semua, malah unit sebelah juga dibawa. Ramai rasanya.

Lots of ups and downs for the half a year when I was in charge there. At the end I should gave a good-bye because KCPS JPU moved into BNI Syariah Cabang Bendungan Hilir and I returned into Cabang Fatmawati agaaaaain.

Absolutely those moments will not be fotgotten :D

Almost Last Day
Kakak Fani, My sister in crime
Okey, ribut terus.

Thursday, May 9, 2013

Puding Kenangan

Puding Cokelat. Siapa sih yang tidak suka puding cokelat? Jawabannya adalah mantan saya. Padahal hampir semua orang suka dengan puding cokelat, termasuk saya. Mungkin ini salah satu perbedaan kami yg tidak bisa dipersatukan lagi, halah drama! :))

Diantara berjuta puding cokelat yg ada di dunia akhirat, ada satu puding yang cukup spesial buat saya. Puding cokelat lengkap dengan saus vla  seharga 9000 yang dijual di Indomaret Stasiun Kereta Sudirman. Apa spesialnya? Karena ini puding yang menemani saat saat terakhir saya di BNI Syariah Sudirman,hiks! *peres kanebo*

Hari hari terakhir di Sudirman, kebetulan stasiun kereta tsb memperluas area bisnisnya, mengingat superb banyak fans setia yg antri naik kereta dari stasiun Sudirman. Muncul lah seonggok *halah seonggok* supermarket yg bernama Indomaret di lantai 2 stasiun Sudirman. Ketika baru buka, iseng saya masuk untuk melihat lihat. Saya perhatikan dereta cemilan snacks masih banyak yang kosong, pun demikian dengan rak permen, coklat serta lemari es minuman. Yaa maklum, baru di buka, banyak produk yang belum ready.

Stamp harga pun banyak yang kosong, sehingga saya tidak tau harganya berapa. Daripada udah sampe kasir gak bisa bayar gegara mahal, akhirnya saya mengurungkan niat untuk membeli *bilang aja gak punya duit
Mata saya berkeliling, dan memicingkan mata ke arah freezer makanan cepat saji. Mirip 7eleven, ada makanan instant yang bisa langsung dihangatkan di microwave. Ada juga coffee maker dan minuman lain yang penyajiannya tinggal pencet saja kerannya. Diantara deretan makanan cepat saji yg dingin, beku dan memilukan, ternyata ada puding cokelat berjejer di sampingnya.

Puding itu terlihat menggiurkan dan manggil-manggil saya supaya saya mengangkat dia dan memakannya. Akhirnya karena saya gak tega melihat situasi yang menyedihkan ini, saya pun mengambil puding dan berniat membeli *bilang aja emang pengen* Tak lupa saya melirik harganya, 9000 rupiah. Bisa buat beli tiket commuterline sekali jalan, kembali seribu perak. Gapapa lah, saya udah beli tiket ini. Masih ada kok 10.000 di kantong. *tinggal selembar

Akhirnya saya mendatangi kasir yaitu seorang mas-mas. Saya pun langsung minta nomer hp mas-nya, ehh! langsung bayar maksudnya! Inilah adegan yang sangat mengharukan dan menyedihkan, saat mengeluarkan selembar uang 10-ribuan terakhir milik saya untuk puding cokelat ini. *peres keset. Setelah menerima kembalian dari mas-mas yang nomer hp-nya gak jadi saya minta itu, saya pun keluar menggendong puding cokelat tadi.

"Commuterline tujuan Depok, saat ini berada di stasiun Tanah Abang dan menunggu keberangkatan." begitu kira kira notifier dari mbak2 yang biasa memberikan info pergerakan commuterline. Ah masih nunggu berangkat dari stasiun Tanah Abang, itu sih bisa 5 menit lagi baru sampe Sudirman. Akhirnya saya memutuskan untuk menghajar puding cokelat ini di bangku tunggu dekat eskalator.

Pelan-pelan saya buka tutupnya, dan wow saus vla-nya luber, nyaam. Langsung tanpa banyak cincong, saya tuang ke puding dan saya lahap suapan pertama. Rasanya enak. Entah enak atau entah ini pembalasan dendam saya krn gak kebagian Siomay Amigos yang udah habis tadi pas saya mau beli. Saya lanjutkan suapan kedua dan seterusnya sampai habis. Semoga pudingnya diterima disisiNya. Aaamiin.

Keesokan harinya, saya beli siomay Amigos dan beruntung masih lengkap. Saya pun membeli siomay lengkap dengan temen-temennya seperri kol, telor, kentang dan tahu. Seneng karena dapet siomay, si puding cokelat stasiun Sudirman pun terlupakan. Masih dalam minggu yg sama, saat hari itu merupakan hari terakhir saya di Sudirman, saya memang pulang telat. Menikmati hari terakhir di Sudirman :)

Selepas Maghrib saya baru pulang. Biasanya saya berjalan dengan kecepatan 20km/jam. Kali ini saya berjalan layaknya bis 63 Blok M - Depok yang sedang ngetem nyari penumpang. Melihat sekeliling jalanan Sudirman, sungai yang membelah jalan Sudirman, dan tentunya stasiun yang akan sangat saya rindukan *tsaaahhh

Tetiba saya teringat puding cokelat yang lagi ngehits kemarin-kemarin. Saya pun membeli untuk terakhir kalinya *seka air mata*

Saya pun pindah kantor lagi ke cabang Fatmawati. Lama sudah tak berjumpa dengan puding cokelat dingin dan menggiurkan itu. Dicari kemana-mana gak ada yang mereknya begitu. Sampai pada suatu ketika saya temu kangen dengan rekan saya di Grand Indonesia. Pulangnya naik kereta dari stasiun Sudirman. Tetiba saya teringat ouding cokelat yang penuh kenangan itu. Saya berlari ke lantai 2 menuju indomaret. Hmm..sekarang sudah jauh lebih penuh isi produknya ketimbang dulu waktu baru buka. Saya segera menuju freezer makanan dan voilaaaa....puding cokelatnya ada! Gak ragu-ragu lagi, langsung saya ambil 2 buah dengan terharu :p

Setelah 7 bulan tak bersua, akhirnya saya ketemu puding ini lagi. Puding cokelat dingin yang penuh kenangan. Cocoknya saya kasih nama puding ini puding kenangan :)

Pudding Stasiun Sudirman