Showing posts with label bersyukur. Show all posts
Showing posts with label bersyukur. Show all posts

Saturday, April 19, 2014

Tanpa Lelah Bersedekah

Sedekahlah untuk sesama,
Karena itulah harta terbaikmu
Karena itulah harta abadimu.
Ketika  kamu memberi rezeki kepada orang lain dari arah yang tidak mereka sangka-sangka..
Maka yakinlah,
Kamu pun akan Allah berikan rezeki dari arah yang tidak  disangka-sangka
Berikanlah..
Maka biarkanlah Allah yang menggantinya
Jangan khawatir berapa pun yang kamu berikan. Jangan khawatir apa pun yang kamu berikan
Jika hanya dengan senyuman sudah bernilai sedekah,
Mengapa tidak engkau berikan yang lebih membawa berkah?
Teruslah berbagi,
Maka kamu akan dikaruniai rezeki
Jangan lelah untuk bersedekah,
Hartamu akan semakin berlimpah
Kehidupanmu akan semakin berkah
Dan akhiratmu tak membuat engkau resah
-Noni Halimi

Sebuah Renungan

Jangan menyesali segala yang sudah terjadi
Semuanya sudah terukur dengan pasti
Tuhan tahu engkau mampu
Maka Dia berikan cobaan itu kepadamu
Tuhan tidak  menciptakan segalanya sia-sia
Yakinlah di balik sebuah musibah pasti ada hikmah
Maka bersabarlah kawan, dan kuatkanlah kesabaranmu.
Percayalah, Tuhan ingin berikan hati yang lebih kuat
Mata yang lebih banyak melihat kebaikan
Tangan yang lebih sering menolong sesama
Telinga yang lebih mudah mendengar nasihat
Dan pikiran yang jauh lebih banyak berprasangka baik.
Belajar ikhlas
Berdamailah dengan dirimu sendiri
Maafkanlah orang-orang yang pernah menorehkan luka kepadamu
Maafkanlah..
Pahamilah mereka juga manusia yang bisa berbuat salah
Lihatlah ke atas untuk memacu semangat
Lihatlah ke bawah untuk mensyukuri nikmat
Hey, banyak yang ingin seperti dirimu.
Maka bersyukurlah
Jika engkau tertawa, dunia ikut tertawa bersamamu
Jika engkau menangis, maka engkau akan menangis seorang diri
Hentikan tangismu.
Engkau pantas bahagia.
Maka berbahagialah kawan :)
-Noni Halimi

Tuesday, July 9, 2013

Pinjaman 86.400

Bayangkan, ada sebuah Bank yang memberikan pinjaman Rp. 86.400 setiap pagi untuk kita. Setiap pagi, tanpa terputus. Pinjaman tersebut bisa digunakan untuk membeli apa pun, membayar apa pun, untuk hal kebaikan atau pun kejahatan, it's up to you. Pada malam hari, hutang pinjaman tersebut akan dihapus oleh Bank, kita tidak perlu mengembalikan.

Apa yang kita lakukan? Tentu kita akan usaha banget untuk dapetin pinjaman luar biasa itu kan? Iyalah, dikasih pinjaman, tanpa harus mengembalikan.

Pada dasarnya kita juga memiliki Bank semacam itu, kita menyebut Bank tersebut dengan WAKTU.

Setiap pagi, kita bangun dari tidur, diberikan 86.400 detik untuk kegiatan kita dalam sehari. Pada malam hari, waktu tersebut akan dihapus, karena tidak bisa kita mengulang kembali ke masa lalu. Apabila waktu yang dipakai tersebut habis, tidak akan diberikan waktu tambahan. Karena setiap manusia diberikan jatah yang sama, yakni 86.400 detik. Bahkan kita tidak bisa meminta "uang muka" untuk keesokan harinya jika belum waktunya. Manfaatkan waktu yang diberikan untuk hal-hal yang bermafaat. Jika tidak dimanfaatkan untuk kebaikan, maka rugilah kita, karena waktu tidak dapat ditarik kembali.

Agar tahu pentingnya waktu 1 tahun, tanyakanlah pada murid yang gagal naik kelas.
Agar tahu pentingnya waktu 1 bulan, tanyakanlah pada Ibu yang melahirkan prematur.
Agar tahu pentingnya waktu 1 minggu, tanyakankan pada editor majalah mingguan.
Agar tahu pentingnya waktu 1 jam, tanyakanlah pada orang tua yang menunggu anaknya untuk pulang ke rumah.
Agar tahu pentingnya waktu 1 menit, tanyakanlah pada orang yang baru saja tertinggal pesawat.
Agar tahu pentingnya waktu 1 detik, tanyakanlah pada orang yang baru saja terhindar dari kecelakaan.

Dua nikmat yang kebanyakan manusia tertipu olehnya yaitu nikmat sehat dan WAKTU luang (HR. Bukhari). Maka dari itu, investasikan WAKTU tersebut untuk hal-hal yang bermanfaat untuk dunia dan akhirat.

Semoga bermanfaat.