Showing posts with label resep. Show all posts
Showing posts with label resep. Show all posts

Tuesday, May 27, 2014

Choco Crunch Ala-Ala

Saat Ramadhan biasanya banyak anggota rumah yang sibuk juga menyiapkan kue untuk hidangan lebaran. Pun demikian dengan keluarga saya, namun biasanya kami membuat kue-kue itu pada minggu kedua Ramadhan, tidak mepet mau lebaran. Hal itu dikarenakan biasanya hari-hari terakhir Ramadhan kami melancong alias pergi-pergi ke Jawa atau Sumatera, atau jika stay di rumah ya sibuk mempersiapkan lontong sayur, rendang dan opor ayam. Maklum bikin lontongnya khusus, dari daun pisang dan digodok dengan panci besar dan tungku kayu bakar, ekstra lama dan kami membuatnya dengan porsi yang banyak, jadi cukup memakan waktu.

Untuk kue-kue kami biasa membuat kue semprit (ini wajib banget tiap tahunnya, karena ini kue kesukaan Bapak saya, jadi tiap tahun juga wajib banget bersihin nanas, motong nanas, dan ngaduk-ngaduk selai nanas di wajan besar), putri salju, castengels, dan nastar. Sedangkan kue-kue cemilan lain biasanya kami random sesuai selera, namun akhir-akhir ini cemilan yang satu ini tidak pernah absen dari rumah. Terlebih karena adik-adik saya sangat doyan dan agresif banget kalau sudah makan cemilan ini. Sekali buka toples, dikekep sendiri nggak diputar, boro-boro ditaro balik lagi ke meja. 

Cemilan ini terbuat dari Choco crunch cokelat yang dilapisi cokelat batangan yang sudah dicairkan, kemudian disusun di atas kertas alas kue, lalu atasnya ditaburi dengan butiran warna warni. Butiran penghias kue ini bisa dibeli di toko membuat kue atau bisa beli di pasar.

Kalau beli Choco crunch dari Nestle sudah pasti agak rugi bandar, berhubung adik-adik saya ganas makannya. Maka biasanya saya membeli Choco crunch KW yang logonya beruang cokelat itu lho, saya beli beberapa toples. Rasanya memang tidak semanis Choco crunch Nestle, namun tidak terlalu menjadi masalah karena pada akhirnya kan ada dibalut dengan cokelat juga. Rasanya akan menjadi manis. Ini semata-mata untuk menekan budget. Sungguh. *pengakuan

Pertama-tama, cokelat batang di iris tipis-tipis dengan pisau. Bagi yang malas mengiris cokelat gunakanlah parutan keju. Saya biasa menggunakan cara ini, sangat mudah dan cepat. Ini untuk mempercepat dan mempermudah proses pecairan cokelat. Cokelat batangan bisa di beli di supermarket, carilah di bagian pudding, agar-agar, dan sejenisnya. Haraga dan merek beragam berkisar 13.000 IDR - 20.000 IDR. Carilah yang rasa Cokelat biasa, atau boleh juga Dark Choco. 

Berhati-hati dalam mencairkan cokelat, sungguh ini penting sekali. Cara mencairkan cokelat bukan berarti cokelat dimasukkan ke dalam panci kemudian dipanaskan di atas kompor. Ini akan membuat cokelat melelh dari gosong. Kalau panik kemudian ditambah air? Ini makin memperburuk keadaan, cokelat yang bahannya banyak mengandung minyak memang tidak bisa disatukan dengan air. Akan ada gumpalan gumpalan yang akhirnya malah gagal.

Cara mencairkan cokelat adalah dengan cara merebus air dalam panci, kemudian angkat. Siapkan mangkok yang terbuat dari stainless, letakkan di atas panci tersebut. Kemudian setelah itu, baru masukkan cokelat yang sudah diparut ke dalam mangkok tadi. Ingat, mangkok ya bukan panci. Aduk perlahan. Uap panas dari panci akan disalurkan melalui pantat mangkok stainless yang berada di atasnya. Tak lama, cokelat pun akan mencair. 

Setelah cair, masukkan plain choco crunch ke dalam mangkok tadi, aduk-aduk hingga rata. ambil beberapa potong choco crunch dan susun di atas kertas alas kue, dan taburkan butiran warna. Tunggu hingga cokelat cair yang melumuri choco crunch itu kering. Setelah kering, baru kamu bisa memasukkan ke dalam toples dan menyusunnya dengan cantik. Rasanya enak dan bikin ketagihan anak kecil dan orang dewasa. Sangat cocok disajikan untuk acara keluarga di rumah, apalagi momen lebaran. Selamat mencoba :D

Mangkok bekas adegan mencairkan cokelat, dan cokelat parut di sisi kiri
Kalau malas mengiris cokelat, gunakan parutan, lihat bentuknya keriting :P
Chococrunch ala-ala siap dihidangkan

Asinan Mangga

Lanjut lagi postingan soal rujak, saya teringat mangga yang bergerombol menggiurkan di pohon mangga....... tetangga saya *kirain pohon mangga saya? Bukan, punya tetangga, soalnya saya nggak punya pohon mangga :( brb manjat pohon mangga tetangga.

Menjelang musim mangga begini paling asik bikin asinan mangga sendiri di rumah, cara membuatnya sangat mudah dan hemat loh ketimbang harus membeli asinan di abang-abang. Udah nyari abang-abangnya susah, pas nyoba makan asinannya di rumah....ternyata rasanya juga di luar ekspektasi. Rasanya pengen keluar pager rumah buat manggil lagi itu abang-abang siapa tau asinannya bisa ditukar karena ada garansi "asinan gak enak, dijamin diganti, atau asinan gak enak, uang kembali"

Bikin asinan sendiri itu lebih hemat, terlebih kalau mangga-mangga-nya dapet dikasih dari tetangga :P Selain itu bikin asinan di rumah itu hemat ongkos, karena tidak perlu mengeluarkan biaya transport untuk datengin abang-abang asinan di pinggir jalan, yang lokasinya agak jauh dari rumah. Kita hanya perlu duduk di rumah dan bikin asinan. Simpel.

Okeh, intronya kepanjangan. Sejujurnya isi postingan ini lebih pendek daripada intro tadi. Berikut saya paparkan bahan-bahan dan cara membuat asinan mangga super.....

Bahan :
- Mangga Indramayu yang mengkal, untuk banyaknya sesuaikan dengan penghuni rumah ya (syukur-syukur kalo mangga-nya dikasih sama tetangga sih *tetep ngarep)
- Garam
- Gula
- Cabai

Cara Membuatnya :
- Mangga dikupas sampai bersih, kemudian dicuci dan dipotong tipis-tipis sesuai selera. Bentuknya saya tidak menginstruksikan supaya pembaca bisa berkreasi sendiri. Saya orangnya nggak maksa, jadi kalau mau bikin dengan bentuk kotak-kotak kayak spongebob juga silahkan.
- Setelah mangga terpotong-potong, tiriskan dan masukkan dalam wadah cukup besar.
- Masukkan air matang ke dalam wadah tersebut
- Masukkan garam cukup banyak ke dalam wadah
- Diamkan selama 3-4 jam sampai tekstur mangga yang tadinya keras agak melunak dan layu
- Buang air garamnya, tiriskan.

Sekarang bagaimana cara membuat air asinannya. Ini lebih parah lagi gampangnya. Cabai diulek sampai agak halus namun masih menyisakan tekstur kulit cabai, oleskan ulekan cabai tersebut ke mangga tadi, aduk-aduk sampai rata. Masukkan air matang secukupnya, tambahkan garam dan gula secukupnya. Peran gula ini sangat penting untuk penyeimbang rasa, supaya tidak terlalu asin. Rasanya pun lebih gurih jika ditambah gula. Jika rasa kuahnya sudah cukup pas, masukkan wadah yang berisi asinan mangga itu ke dalam kulkas. Asinan macem begini lebih nikmat disantap dalam keadaan dingin. Segaaarrr.

Bagaimana? Mudah kan? Bagi yang memiliki pohon mangga yang mulai masak, silahkan bersiap-siap. dan bagi yang tidak memiliki pohon mangga, jangan bersedih hati, setidaknya kiri kanan kamu masih ada tetangga yang punya pohon mangga, baik-baikin dari sekarang *persiapan :P Bagi yang nggak mau repot, bisa kok beli di pasar, harga mangga Indramayu per kilogram berkisar 20.000 IDR sampai dengan 25.000 IDR, pintar pintarlah menawar :D

Asinan Mangga Ala-ala

Monday, May 26, 2014

Sushi Goreng

Pernah makan sushi? Biasanya sushi dibuat dari nasi yang digulung dengan nori (rumput laut) dan berisi ikan salmon mentah atau sejenisnya.

Tapi saya kurang begitu suka dengan sushi ikan mentah, maka percobaan kreasi sushi pun dimulai di rumah :P

Sushi Goreng.

Ini adalah sushi yang terbuat dari nasi biasa namun ditempel di rori tawar putih. Roti tawar putih di luar, kemudian nasi, baru dimasukkan bahan2 isinya seperti daging, mayonaise, keju, sayuran dan sebagainya. Jika tidak suka ikan maka bisa diganti dengam daging. Setelah diratakan, gulung roti tawar tersebut seperti karpet gulung. Hati-hati waktu menggulung ya, agak ditekan supaya rekat.
Gulungan tadi dibalur dengan kuning telur dan dibalur kembali dengan tepung roti. Persis seperti membuat risoles :D Setelah itu, gorenglah gulungan dengan api kecil, sampai kuning kecoklatan. Matang. Angkat dan tiriskan.

Setelah gulungan masak, baru potong potonglah sesuai selera dan mirip bentuk sushi. Hidangkan dan santap selagi masih panas. Tambahkam saus jika suka pedas dan mayonaise jika mau. Bagamaina? Mudah kan! Hidangan ini cocok untuk dijadikan bekal ke sekolah, kampus atau ke kantor :P