Showing posts with label pengalaman. Show all posts
Showing posts with label pengalaman. Show all posts

Sunday, June 8, 2014

Suddenly Models

These photographs were taken in 2011 when I had very spare time in my new office. Starting from my colleagues who want to open a batik boutique which contains of batik features from various regions. At that time she wanted to create a website that contains her batik products.

Truntum Batik is her brand name. But unfortunately she hasn't had a model that will show on her website. As a result she persuaded me and the other friend to be a impromptu amateur models.

From the preparation to take clothes, choosing the Batik will expossed, preparing photography equipment until take photo, nothing serious. Well, every time when the photographer want to take a photo then my friends give a joke, then it make us laugh. Laughter continued. As a consequenses the result of our photo.....was bloon semuaanyaaaa..aakhhh..

Our photos were capture on the Universitas Indonesia campus, especially next to the car park at Faculty of Law. I don't really remember who's give the idea of ​​climbing the tree for photo session. But somehow i also have a spirit to climb a tree. Dua-duanya dudul.

The second location is in the area of the lake and dock Universitas Indonesia campus. Thanks God, I i wasn't told to nyebur into the lake. The third location is on the central library. Next idea, i don;t know who was ordered me to go climb up on the roof peaks overgrown central library. Only a few minutes taking pictures, we get yelled at a security guard shortly to climb down. Aseeem....it just embarrassing.

Anyway, these are our failed photos hahahhaa.

Adegan agak mendingan
Aslinya lagi gangguin semut
Beneran manjat
Finally
chibi chibi
pisssss
abis adegan ini langsung diteriakin satpam


Sunday, June 1, 2014

Pertama Kali Surat Kabar

Beberapa kali didatangi oleh wartawan dari berbagai media untuk melakukan pengambilan gambar guna dicantumkan di liputan mereka, beberapa kali juga saya kebagian take foto saat menjadi Customer Service di BNI Syariah KCP Jakarta Pusat di Sudirman. Saya sampai kenal dengan wartawan-wartawan yang biasa ambil gambar. Biasanya sih diambil suasana banking hall, emas atau uangnya, namun terkadang beserta pegawainya. Tapi saya selalu lupa pesan, kalau dimuat di surat kabar, tolong kasih info, biar saya bisa beli. Maklum, saya kan tidak membeli semua surat kabar dalam satu waktu kan.. hehehhee. Tiap abis sesi foto pasti saya lupa nanya, alhasil sudah beredar entah dari kapan.

Beruntung saat itu mas-mas wartawannya ingat dan memberitahu saya lewat email bahwa foto saya akan dimuat esok hari. Saat esok hari, saya belum juga lihat, namun rekan saya di divisi Hukum yang ada fasilitas koran tiap hari dari berbagai media, langsung bbm saya, katanya "Muke lo gede ameeeet Nonce", ia juga mengirimkan beserta foto saya di surat kabar Koran Tempo.

Saya langsung view image yang dia kirimkan....
Yasalaamm.. Mas-mas wartawan, pilih foto yang kece dikit kek, muke semua gini.....

Koran Tempo 2012 silam

Pertama Kali Layar Kaca

Beberapa minggu setelah saya wisuda di UI, tiba-tiba saya mendapat telepon dari Salon Muslimah Aniefa yang menawarkan saya apakah bersedia menjadi model untuk shooting liputan MNC TV. Saya memang menggunakan salon tersebut untuk jasa make up dan kreasi jilbab dalam rangka wisuda saya tempo lalu. Awalnya saya ragu-ragu, kalau main kamera untuk take foto mungkin saya biasa, tapi kalau untuk liputan yang akan ditayangkan di stasiun TV, agak ngeri juga :D Setelah adegan bujuk-bujukan sama mbak-mbak salon melalui telepon, bahwa segala sesuatunya mereka yang menyediakan, termasuk makan siang dan transport, maka saya terima tawaran tersebut. *maklum masih mahasiswa, perhitungan hehehhe.

Berangkatlah saya menuju Aniefa Salon yang ada di Pasar Minggu, di sana sudah menunggu make up artist, camera man, dan reporter MNC TV. Saya tidak sendiri rupanya, baguslah ada rekan yang menemani, ia dari Fakultas Ilmu Sosial Politik UI, yang sama-sama baru wisuda bareng saya *baru juga kenalan. Kami langsung ditangani oleh mbak-mbak salon untuk make up, dress up, sampai kreasi jilbab. Awalnya saya pikir hanya untuk take gambar saja, yaa liputan biasa...ada reporter yang bicara dan kami hanya sebagai latar saja. Ternyata...

"Mbak Noni, nanti ada kesan-kesan ya, gimana selama ini tren kreasi jilbab muslimah, mbak Noni biasa pakai kreasi yang seperti apa, bla bla bla..." Dan sederet pertanyaan lainnya yang harus saya jawab. Mateeee lah, saya jawab apa ini, seumur-umur kreasi jilbab aja pas ada wisudaan kemaren doang haha, akhirnya demi nampang di layar kaca, maka saya jawab se-kece mungkin. Tsaaahh.

Terakhir, ternyata teteeeup ada adegan aneh-aneh yakni kami berjalan ala-ala model untuk penutupan liputan. Yaaa salaaam, sekali-sekali aja deh liputan beginian. Habis setengah hari sendiri cuma take berapa scene saja :D Tapi rejeki mahasiswa sholehah yang nurut, pulangnya saya dapet voucher untuk full treatment dari Aniefa Salon :D

Entah berapa kali CUT!! Hahahaha amatir.

Sunday, May 25, 2014

Hari Yang Sakral

Pagi itu saya dikejutkan oleh sms dari rekan kantor saya, chia namanya. Sabtu pagi sekitar jam 6 ia mengirimkan pesan singkat bahwa akan ada acara sakral si rumahnya pukul 1 siang.
"Noni, datang ya di acara sakral aku jam 1 siang, di rumah aja kok. Acara keluarga. Cari aja janur kuning yah. Aku tunggu. Alamat aku di xxxxxxx"

What?! Sentak yang tadinya aku setengah melek lihat layar HP jadi melek beneran.
Buru-buru saya menghubungi Putro kiranya doi bisa nemenin berhubung rumahnya Chia jauuuh banget. Sehari sebelumnya memang Chia sudah sounding tentang acara sakral di rumahnya. Saya penasaran tanya acara apa? Lamaran? Chia hanya senyam senyum saja. Dia tidak memberikan jawaban, yang pada akhirnya saya hanya menebak sendiri, jangan-jangan acara lamaran sama Kak Ramdhan (rekan kantor kami). Tapi siang itu saya belum sempat menanyakan hal tersebut kepada Kak Ramdhan, alhasil Sabtu pagi saya dikejutkan oleh SMS Chia tadi. Ah beneran nih??

Tanpa membuang waktu saya ngebut ngerjain frame yang isinya dekorasi dan hiasan, biasa saya berikan kepada rekan-rekan saya yang menikah. Berhubung ini lamaran, mungkin gapapa kali ya saya berikan duluan hehehehe. Ngebut bikinnya, tapi Alhamdulillah selesai. Frame bertuliskan Chia dan Ramdhan. Jam 10 siang saya bersiap dan menunggu dijemput Putro.

Kami bergegas menuju alamat rumah Chia, letaknya di bilangan Kali Deres. Sumpah kami berdua tidak familiar dengan daerah tersebut, maka google maps memainkan perannya. Masuk gang, nyari janur kuning, dan akhirnya kami menemukan rumah Chia. Sudah ramai orang yang datang, banyak bapak-bapak duduk di depan ruang tamu. Kami berdua masuk ke dalam, ingin mencari Chia, karena saya juga belum tahu yang mana Bapak Ibunya Chia. Ketika masuk saya memperkenalkan diri bahwa saya adalah teman kantor Chia, ternyata yang menyambut saya adalah Bapak Ibunya Chia. Seketika kemudian Chia menghampiri saya dengan menahan tawa. Saya bingung.

Saya pun memberikan frame tulisan Chia Ramdhan kepadanya, dan memberikan selamat sambil ngoceh kenapa dadakan dan nggak bilang sebelumnya. Chia tak bisa menahan tawa lagi, ia pun tertawa terbahak-bahak. Rekan kantor kami yakni Rara yang hadir di sana lebih dulu dari saya pun ikut tertawa. Saya dan Putro makin bingung.

Ternyata, itu bukan acara sakral lamaran. Itu adalah acara syukuran Chia yang baru saja di wisuda dari kampusnya. Aaarrghhh!! Bikin panik orang pagi-pagi dadakan pula, dan frame nama ini?? Hahahaha. Saya lemes mendengarnya. Yang makin bikin dia tertawa adalah kostum saya dan putro yang sama-sama batik cokelat, resmi. Bener-bener deeehhh! Akhirnya kami mengabadikan momen ini dengan foto-foto.

Chia dan Kak Ramdhan saat itu memang tidak ada apa-apa, dan frame itu tetap di simpan oleh Chia. Namun apa yang terjadi, kuasa Allah memainkan segalanya. Tak lama saya resign dari Takaful untuk pindah ke BNI Syariah, dua atau tiga bulan setelah saya resign, ternyata saya dapet undangan dari Chia. Dan nama pasangannya adalah Kak Ramdhan. Luar biasa. Subhanallah, benar-benar terjadi. Saya cengengesan kalau inget hari sakral waktu itu. Alhasil frame saya terpakai juga :P

Keisengan Chia
Lempaaarrrr!!!
Sendal Terbang
Hasil dikerjain Chia